Kamis, 08 Oktober 2009

cerita lucu


DESA LUBUK JAWI

Desa Sejuk,Ramah,& Bebas banjir…………..???
Itulah Desaku
Feeds:
Tulisan
Komentar

cerita lucu :buah jatuh tidak jatuh dari pohon

Buah Jatuh tidak Jauh dari Pohonnya cerita humor, cerita lucu, cerita, artikel lucu, humor, humor lucu

Suatu kali si Budi ketahuan oleh pak RT sedang mencuri buah mangga di atas pohonnya pak RT. Dengan marah pak RT mengancam:

Pak RT: “Awas, kamu ya Budi! saya bilang sama bapakmu… dimana bapakmu sekarang..!!”

Budi : (dengan santai) “Di pohon sebelah…!”

diambil dari:http://warnadunia.com/cerita-lucu-buah-jatuh-tidak-jauh-dari-pohonnya/

cerita lucu


DESA LUBUK JAWI

Desa Sejuk,Ramah,& Bebas banjir…………..???
Itulah Desaku
Feeds:
Tulisan
Komentar


cerita lucuuuuuuu:pembantu rektorrrrrrr


Pembantu Rektor? cerita humor, cerita lucu, cerita, artikel lucu, humor, humor lucu

Pada suatu pagi Prof Dr Karim terbangun karena ada suara ‘kresekkresek’ di ruang keluarga. Ketika keluar didapatinya pintu depan terbuka dan TV nya sudah lenyap. Buru-buru dia ke kantor Polisi, hanya dengan pakaian dalam, kolor dan singlet, untuk melapor. Pak polisi di depan mesin tik tuanya bertanya:

“Nama?”
“Karim Pak”

“Pekerjaan?” tanya Polisi.

“Purek”, kata Professor.

“Pekerjaan apa itu?” polisi minta penjelasan. “Pembantu Rektor”

Belum selesai Professor bicara langsung Pak Polisi marah-marah:

“Kamu ini bagaimana, pembantu kok kurang hati-hati, pintu harus dikunci baik-baik, bangun kalau ada suara aneh, kalau perlu tidak tidur, kasian kan Pak Rektor kehilangan TV”

DESA LUBUK JAWI

Desa Sejuk,Ramah,& Bebas banjir…………..???
Itulah Desaku
Feeds:
Tulisan
Komentar


perlengkapan dan peraturan dalam bola volly

a. Lapangan

Olahraga permainan bola voli dimainkan pada sebuah lapangan yang berbentuk persegi panjang. Seiring dengan terus berkembangnya permainan bola voli, maka standar-standar ukuran internasional dan sarana pendukung pada lapangan bola voli-pun telah ditetapkan. Standar ukuran panjang lapangan bola voli adalah 18 meter, sedangkan ukuran lebarnya adalah 9 meter. Panjangan lapangan tersebut kemudian dibagi dua dan dipisahkan dengan sebuah net yang dipasang pada dua buah tiang. Net tersebut dipasang pada ketinggian 2.43 meter atau 2.24 meter.

Pada setiap ujung atas tiang biasanya akan dipasang sebuah antena. Antena ini akan menjadi pembatas gerakan bola yang menyamping atau melebar. Net yang memiliki lebar satu meter tersebut dipasang melebar di tengah lapangan. Ukuran 2.43 meter biasa digunakan dalam pertandingan bola voli putra, sedangkan pada kelas putri biasanya menggunakan net dengan ketinggian 2.24 meter. Meskipun demikian, pada kompetisi-kompetisi kelas yunior maupun veteran biasanya tinggi net bervariasi. Untuk kompetisi kelas tersebut, tinggi net biasanya dapat disesuaikan kembali.

Dalam lapangan bola voli dikenal istilah garis “3 meter” dari net. Garis tersebut berfungsi sebagai batas wilayah penyerangan (attack line). Garis 3 meter tersebut kemudian membagi lapangan menjadi dua bagian, yaitu barisan belakang (back row), dan barisan depan (front row). Kemudian, pada masing-masing bagian itu (back row dan front row) masih dibagi lagi menjadi 6 area atau 6 titik. Pada keenam area atau titik itulah yang merupakan posisi para pemain bola voli. Area “1” merupakan posisi pemain yang akan melakukan servis berikutnya. Setiap pergantian giliran untuk melakukan servis, para pemain harus berputar searah dengan putaran jarum jam untuk mendapatkan giliran melakukan servis. Dengan melakukan putaran searah dengan putaran jarum jam, maka pemain pada posisi pertama akan digantikan oleh pemain yang sebelumnya menempati posisi kedua. Sedangkan pemain yang awalnya menempati posisi 1 akan bergeser ke posisi 6, begitu seterusnya.

Dalam aturan lapangan bola voli terdapat istilah zona bebas (free zone). Zona bebas ini merupakan area yang mengelilingi area tim. Para pemain dapat memasuki dan bermain di dalam zona bebas yang memiliki lebar minimal 3 meter tersebut dengan bebas, setelah salah seorang pemain melakukan servis. Batas-batas area tim ditunjukkan dengan menggunakan garis-garis yang tergambar dilapangan. Sedangkan area penyerangan berada di dalam area tersebut. Garis-garis area tim tersebut juga menentukan apakah bola yang jatuh akan dinyatakan “masuk” atau “keluar”. Apabila bola yang jatuh masih menyentuh garis area tim, maka bola tersebut dinyatakan “masuk”, dan tim lawan akan memperoleh nilai. Namun, jika bola jatuh di luar garis area tim tanpa menyentuh garis area tim, maka bola dinyatakan “keluar”.

b. Bola

Sesuai dengan namanya, “Bola Voli”, maka bola merupakan salah satu perlengkapan yang paling vital dalam permainan ini. Bola standar yang digunakan dalam permainan bola voli ini biasanya terbuat dari bahan kulit. Selain dengan menggunakan bahan kulit asli, pembuatan bola biasanya juga menggunakan bahan kulit buatan. Bola tersebut kemudian diisi dengan udara (dipompa). Persyaratan bola yang standar ini sesuai dengan peraturan yang dikeluarkan oleh FIVB (Fédération Internationale de Volleyball), sebuah Federasi Bola Voli Internasional yang menangani hal-hal yang berhubungan dengan olahraga permainan bola voli.

Selain menetapkan peraturan-peraturan permainan bola voli, FIVB juga mengatur penyelenggaraan pertandingan-pertandingan bola voli yang berskala internasional. FIVB berkantor pusat di Lausanne, Switzerland, dan mulai berdiri pada tahun 1947 di kota Paris, Prancis. Berikut ini adalah peraturan yang dikeluarkan oleh FIVB mengenai penggunaan bola standar dalam permainan bola voli:

• Bola tersebut memiliki keliling lingkaran 65 hingga 67 cm, dengan berat 260 hingga 280 gram.
• Tekanan dalam dari bola tersebut hendaknya sekitar 0.30 hingga 0.325 kg/cm2 (4.26-4.61 psi, 294.3-318.82 mbar atau hPa).
• Bola tersebut memiliki keliling lingkaran 65 hingga 67 cm, dengan berat 260 hingga 280 gram.
• Tekanan dalam dari bola tersebut hendaknya sekitar 0.30 hingga 0.325 kg/cm2 (4.26-4.61 psi, 294.3-318.82 mbar atau hPa).

c. Penilaian
Salah satu tim akan memperoleh nilai secara otomatis jika bola jatuh di dalam garis area lawan atau ketika tim lawan melakukan sebuah kesalahan. Dalam peraturan ini tidak meperhitungkan tim manakah yang sebelumnya melakukan servis. Setelah itu, bola akan berpindah ke tangan lawan, dan tim lawanlah yang selanjutnya akan melakukan servis berikutnya.

• Jika servis sebelumnya dilakukan oleh tim yang memperoleh nilai, maka servis yang selanjutnya masih akan dilakukan oleh pemain yang sama, yang sebelumnya melakukan servis.

• Posisi pemain harus berputar searah dengan putaran jarum jam jika servis yang sebelumnya tidak dilakukan oleh tim yang memperoleh poin. Dengan demikian, servis akan dilakukan oleh pemain yang sebelumnya menempati area 1.

• Pertandingan pada setiap set akan berakhir ketika salah satu tim

diambil dari:http://warnadunia.com/perlengkapan-dan-peraturan-dalam-bola-voli/

sejarah permainan tenis


DESA LUBUK JAWI

Desa Sejuk,Ramah,& Bebas banjir…………..???
Itulah Desaku
Feeds:
Tulisan
Komentar


sejarah permainan tenis


Tenis ternyata merupakan olahraga yang sudah sangat tua. Terekam pada pahatan yang dibuat sekitar 1500 tahun sebelum masehi di dinding sebuah kuil di mesir yang menunjukan representasi dari permainan bola tenis dan dimainkan pada saat upacara keagamaan. Permainan ini kemudian meluas ke seluruh daratan eropa pada abad ke-8

Pada awal perkembangannya tenis dimainkan dengan memakai tangan atau sebuah tongkat yang dipukulkan bergantian menggunakan sebuah bola dari kayu yang padat. Permainan ini kemudian berkembang lagi menjadi permainan bola dengan dipukulkan melintasi sebuah dinding penghalang. Karena pada saat itu dirasakan bahwa kontrol bola lebih terasa menggunakan tangan, maka media yang berkembang pada waktu itu adalah dengan menggunakan sarung tangan kulit yang kemudian berevolusi kembali dengan menambahkan gagang. Inilah cikal bakal lahirnya sebuah raket tenis. Bola pun berevolusi dari sebuah bola kayu padat menjadi bola dari kulit yang diisi oleh dedak kulit padi.

Olahraga ini sangat berkembang di Perancis waktu itu. Pada abad 16-18 telah mulai banyak digandrungi terutama oleh kalangan Raja-raja dan para bangsawan dengan nama ‘Jeu de Palme’ atau olah raga kepalan tangan. Kata Tenis sendiri dipercaya berasal dari pemain Perancis yang sering menyebut kata ‘Tenez’ yang artinya “Main!” pada saat akan memulai permainan dan hingga sekarang kata tersebut dipakai sebagai nama olahraga ini. Tenis kemudian berkembang hingga dataran Inggris dan juga menyebar ke Spanyol, Itali, Belanda, Swiss dan Jerman. Namun tenis mengalami kemunduran saat terjadinya revolusi Perancis dan berkuasanya Napoleon Bonaparte di Eropa.

Pada abad 19 barulah tenis dimunculkan kembali oleh para bangsawan Inggris dengan membangun fasilitas-fasilitas country club atau lapangan tenis di rumahnya yang besar. Karena pada waktu itu tenis populer dimainkan di halaman rumput, maka terkenal dengan sebutan ‘Lawn Tennis’ atau tenis lapangan rumput. Pada masa ini juga mulai muncul bola dari karet vulkanisir yang pada waktu itu dianggap dapat mengurangi rusaknya rumput di lapangan tanpa mengurangi elastisitas dari bola itu sendiri.

Sebutan Lawn Tennis berasal dari seorang Inggris bernama Arthur Balfour. Sejak ditemukannya lawn tennis, orang mulai bereksperimen dengan memainkannya di permukaan lain seperti clay court (tanah liat) dan hard court (semen). Menggeliatnya permainan tenis ternyata mampu menggeser permainan Croquet sebagai olahraga musim panas. Puncaknya terjadi pada tahun 1869 ketika salah satu klub croquet ternama di Inggris, All England Croquet Club, tidak berhasil menarik banyak peminat dan mencoba untuk memasukan tenis sebagai olahraga lainnya. Hasilnya klub ini sangat sukses menarik peminat terutama pada permainan Tenis tersebut hingga pada tahun 1877 mengganti namanya menjadi ‘All Engand Croquet and Lawn Tennis Club’. Sejarah ini berlanjut ketika lokasi klub yang bertempat di Wimbledon terjadi kenaikan sewa tanah yang memaksa klub untuk mendapatkan dana lebih dari biasanya. Oleh karena itu klub mengadakan turnamen tenis pertama di Wimbledon dengan membentuk sebuah panitia untuk mengadakan pertandingan dan membuat peraturan yang baku dalam permainan ini. Turnamen tersebut diikuti oleh 20 peserta dengan penonton sekitar 200 orang dan ini merupakan cikal bakal turnamen Wimbledon yang merupakan salah satu turnamen grand slam tenis bergengsi di dunia.

Melanjutkan posting pertama tentang sejarah tenis, kali ini adalah cerita pasca lahirnya turnamen Wimbledon pertama tahun 1877. Tahun-tahun setelah Wimbledon berlangsung tenis mulai merebak di seluruh Inggris dan mulai menyeberang Amerika.

Turnamen-turnamen pun mulai banyak digelar di daerah-daerah dan bermunculanlah pemain-pemain top lokal yang berkompetisi di daerahnya masing-masing. Bersamaan dengan ini adalah jaman revolusi industri yang memacu tenis menjadi sebuah industri olah raga baru. Pabrik-pabrik mulai memproduksi net, sepatu, bola dan raket tenis. Peraturan-peraturan bermain tenis pun berevolusi seiring dengan evolusi teknologi peralatan tenis dan pengalaman dari menjalankan turnamen-turnamen.

Pada tahun 1881 dibentuklah federasi tenis Amerika, United States National Lawn Tennis Association (sekarang United States Tennis Association), yang membuat standardisasi peraturan tenis yang baku di Amerika dan menjadi panitia pergelaran tenis akbar yang pertama di Amerika yaitu U.S. National Men’s Singles Championship (sekarang US Open) di Newport, Rhode Island. Pertandingan Internasional tahunan pertama terselenggara tahun 1900 yang bernama Davis Cup dan masih dimainkan hingga saat ini. Tidak hanya di Inggris dan Amerika, Tenis juga populer di Perancis dan menyelenggarakan turnamen pertamanya pada tahun 1891 yang dinamakan French Open. Ketiga turnamen ini bersama dengan Australian Open yang bergabung terakhir (1905) menjadi turnamen paling akbar sedunia hingga saat ini dan diberi nama Grand Slam.

Dunia Tenis profesional mulai muncul pada tahun 1926 ketika seorang promotor bernama CC Pyle mengadakan pertandingan eksibisi yang diikuti dengan pemain dari Amerika dan Perancis dengan penonton yang ditarik bayaran. Saat itu mulai banyak pemain yang tak hanya berkompetisi tenis untuk mengejar ketenaran saja, tetapi juga mengejar bayaran yang cukup banyak.
Olah raga tenis mulai mengalami kemunduran kembali ketika Perang Dunia II berkecamuk. Turnamen2 akbar di empat negara tersebut (Grand Slam-red) tidak dipertandingkan hingga tahun 1946 ketika perang telah berakhir. Pada saatnya pertandingan tenis mulai muncul kembali, pakaian yang dikenakan pemain pun mengalami evolusi. Yang sebelumnya pemain mengenakan pakaian putih-putih dengan celana panjang ala bangsawan berganti dengan celana olahraga pendek yang lebih berkesan sporty.

Generasi selanjutnya pasca perang semakin menjadikan Tenis menjadi olah raga yang dinamis. Teknologi peralatan tenis pun berkembang dengan pesatnya begitu pun teknik permainan tenis. Hingga saat ini kita lihat betapa pesatnya kemajuan teknologi tenis serta kualitas permainan yang semakin tinggi. Ini ditambah dengan kemajuan teknologi penyiaran media massa yang memulai debutnya dengan menyiarkan siaran langsung dengan radio transistor pada tahun 1927 hingga siaran langsung turnamen Wimbledon tahun 1968 yang disiarkan pertama kali dalam full colour.

diambil dari :http://warnadunia.com/sejarah-permainan-tenis/

sejarah bola voli


DESA LUBUK JAWI

Desa Sejuk,Ramah,& Bebas banjir…………..???
Itulah Desaku
Feeds:
Tulisan
Komentar


sejarah bola voli



Pada awal penemuannya, olahraga permainan bola voli ini diberi nama Mintonette. Olahraga Mintonette ini pertama kali ditemukan oleh seorang Instruktur pendidikan jasmani (Director of Phsycal Education) yang bernama William G. Morgan di YMCA pada tanggal 9 Februari 1895, di Holyoke, Massachusetts (Amerika Serikat).

William G. Morgan dilahirkan di Lockport, New York pada tahun 1870, dan meninggal pada tahun 1942. YMCA (Young Men’s Christian Association) merupakan sebuah organisasi yang didedikasikan untuk mengajarkan ajaran-ajaran pokok umat Kristen kepada para pemuda, seperti yang telah diajarkan oleh Yesus. Organisasi ini didirikan pada tanggal 6 Juni 1884 di London, Inggris oleh George William.

Setelah bertemu dengan James Naismith (seorang pencipta olahraga bola basket yang lahir pada tanggal 6 November 1861, dan meninggal pada tanggal 28 November 1939), Morgan menciptakan sebuah olahraga baru yang bernama Mintonette. Sama halnya dengan James Naismith, William G. Morgan juga mendedikasikan hidupnya sebagai seorang instruktur pendidikan jasmani. William G. Morgan yang juga merupakan lulusan Springfield College of YMCA, menciptakan permainan Mintonette ini empat tahun setelah diciptakannya olahraga permainan basketball oleh James Naismith. Olahraga permainan Mintonette sebenarnya merupakan sebuah permainan yang diciptakan dengan mengkombinasikan beberapa jenis permainan. Tepatnya, permainan Mintonette diciptakan dengan mengadopsi empat macam karakter olahraga permainan menjadi satu, yaitu bola basket, baseball, tenis, dan yang terakhir adalah bola tangan (handball). Pada awalnya, permainan ini diciptakan khusus bagi anggota YMCA yang sudah tidak berusia muda lagi, sehingga permainan ini-pun dibuat tidak seaktif permainan bola basket.

Perubahan nama Mintonette menjadi volleyball (bola voli) terjadi pada pada tahun 1896, pada demonstrasi pertandingan pertamanya di International YMCA Training School. Pada awal tahun 1896 tersebut, Dr. Luther Halsey Gulick (Director of the Professional Physical Education Training School sekaligus sebagai Executive Director of Department of Physical Education of the International Committe of YMCA) mengundang dan meminta Morgan untuk mendemonstrasikan permainan baru yang telah ia ciptakan di stadion kampus yang baru. Pada sebuah konferensi yang bertempat di kampus YMCA, Springfield tersebut juga dihadiri oleh seluruh instruktur pendidikan jasmani. Dalam kesempatan tersebut, Morgan membawa dua tim yang pada masing-masing tim beranggotakan lima orang.

Dalam kesempatan itu, Morgan juga menjelaskan bahwa permainan tersebut adalah permainan yang dapat dimainkan di dalam maupun di luar ruangan dengan sangat leluasa. Dan menurut penjelasannya pada saat itu, permainan ini dapat juga dimainkan oleh banyak pemain. Tidak ada batasan jumlah pemain yang menjadi standar dalam permainan tersebut. Sedangkan sasaran dari permainan ini adalah mempertahankan bola agar tetap bergerak melewati net yang tinggi, dari satu wilayah ke wilayah lain (wilayah lawan).


diambil dari :http://warnadunia.com/sejarah-bola-voli/

sejarah bendera indonesia

sejarah bendera indonesia



Bendera nasional Indonesia adalah sebuah bendera berdesain sederhana dengan dua warna yang dibagi menjadi dua bagian secara mendatar (horizontal). Warnanya diambil dari warna Kerajaan Majapahit. Sebenarnya tidak hanya kerajaan Majapahit saja yang memakai bendera merah putih sebagai lambang kebesaran. Sebelum Majapahit, kerajaan Kediri telah memakai panji-panji merah putih.

Selain itu, bendera perang Sisingamangaraja IX dari tanah Batak pun memakai warna merah putih sebagai warna benderanya , bergambar pedang kembar warna putih dengan dasar merah menyala dan putih. Warna merah dan putih ini adalah bendera perang Sisingamangaraja XII. Dua pedang kembar melambangkan piso gaja dompak, pusaka raja-raja Sisingamangaraja I-XII.[1]

Ketika terjadi perang di Aceh, pejuang – pejuang Aceh telah menggunakan bendera perang berupa umbul-umbul dengan warna merah dan putih, di bagian belakang diaplikasikan gambar pedang, bulan sabit, matahari, dan bintang serta beberapa ayat suci Al Quran.[2]

Di zaman kerajaan Bugis Bone,Sulawesi Selatan sebelum Arung Palakka, bendera Merah Putih, adalah simbol kekuasaan dan kebesaran kerajaan Bone.Bendera Bone itu dikenal dengan nama Woromporang.[3]

Pada waktu perang Jawa (1825-1830 M) Pangeran Diponegoro memakai panji-panji berwarna merah putih dalam perjuangannya melawan Belanda.

Bendera yang dinamakan Sang Merah Putih ini pertama kali digunakan oleh para pelajar dan kaum nasionalis pada awal abad ke-20 di bawah kekuasaan Belanda. Setelah Perang Dunia II berakhir, Indonesia merdeka dan mulai menggunakan bendera ini sebagai bendera nasional.
Wikipedia


diambil dari:http://warnadunia.com/sejarah-bendera-indonesia/

internet dan perkembangannya?

DESA LUBUK JAWI

Desa Sejuk,Ramah,& Bebas banjir…………..???
Itulah Desaku
Feeds:
Tulisan
Komentar


internet dan perkembangannya?

Internet adalah jaringan komputer yang saling terhubung ke seluruh dunia tanpa mengenal batas teritorial, hukum dan budaya. Secara fisik dianalogikan sebagai jaring laba-laba (The Web) yang menyelimuti bola dunia dan terdiri dari titik-titik (node) yang saling berhubungan.
2.2.1. Sejarah Perkembangan Internet
Drew Heywood (1996) menerangkan Sejarah Internet bermula pada akhir dekade 60-an saat United States
Department of Defense (DoD) memerlukan standar baru untuk komunikasi Internetworking. Yaitu standar yang mampu menghubungkan segala jenis komputer di DoD dengan komputer milik kontraktor militer, organisasi penelitian dan ilmiah di universitas. Jaringan ini harus kuat, aman dan tahan kerusakan sehingga mampu beroperasi didalam kondisi minimum akibat bencana atau perang.
Tahun 1969 Advanced Research Project Agency (ARPA) dibentuk tugasnyamelakukan penelitian jaringan komputer mempergunakan teknologi packet switching.Jaringan pertama dibangun menghubungkan 4
tempat yaitu : UCLA, UCSB, Utah dan SRI International. Hingga tahun 1972 jaringan ini telah menghubungkan lebih dari 20 host dan disebut sebagai ARPANet. ARPANet kemudian menjadi backbone Internetworking
institusi pendidikan, penelitian, industri dan kontraktor terutama yang berkaitan dengan jaringan militer (MILNet).
Tahun 1986 ARPANet mulai dikomersialkan dengan mengisolasikan jaringan militer. National Science Foundation (NFS) kemudian membiayai pembongkaran backbone ARPANet menjadi backbone Internet komersial dan dikelola oleh Advanced Network Service (ANS) Andrew S. Tanenbaum (1996) : andil besar dalam perwujudan Internet adalah tergabungnya jaringan regional seperti SPAN (jaringan fisika energi
tinggi), BITNET (jaringan mainframe IBM), EARN (jaringan akademis Eropa dan digunakan pula di Eropa Timur) dan ditambah dengan sejumlah link transatlantik yang beroperasi pada 64 Kbps - 2 Mbps pada tahun 1988.
Khoe Yao Tung (1997), jaringan pendukung Internet di seluruh dunia, adalah ;
Amerika Serikat ; BARRNet, CICNet, MIDNet, EARNet, NorthWestNet,
MYSERNet, SURANet dan WestNet.
• Kanada dengan jaringan backbone nasional CA*Net
• Australian Academic and Research Network (AARNET)
• The Europe Backbone (EBONE) dan The European UNIX Network
(EUNet) danRIPE organisasi jaringan e-mail Eropa